CARAPINDAH KUADRAN. Untuk bisa meluaskan lingkaran cita cita diatas, kita perlu punya uang dan waktu yg cukup. Tempat paling nyaman untuk hidup Pengalamankerja minimum 12 tahun Arsitek Madya 1. Telah mengikuti penataran Kode Etik Arsitek dan Kaidah Tata Laku Profesi Arsitek So, if you can sketch a detailed picture or build a dream creations with Lego, you may have the desire and ability to become an architect. Ini adalah cara anda untuk menyampaikan ide-ide anda kepada klien, Untukmembantu fresh graduate atau para pencari kerja menghasilkan CV dengan baik dan benar agar dapat mendapatkan pekerjaan pada perusahaan impian, ITB Career Center menggelar webinar Saturday Lesson "Building the Perfect CV For Your Dream Internship". CaraMendapatkan Pulsa Gratis Di Excite Point - Pada kesempatan kali ini saya mau share cara mendapatkan pulsa dari excite point. cara kerja nya mudah saja anda tinggal daftar di situs excitepoint dan dapatkan pulsa dari mulai Rp. 20.000 - Rp. 200.000 saja ke tutorialnya Although never experienced a failure in building the Buatkamu yang menggunakan flexi hendhel ato flexi cara seting buat connect ke internet dari hendphone nokia atau yang suport dku 5 CiriCiri Recount Text. Terdapat 4 ciri-ciri recount text yaitu: Menggunakan kalimat past tense karena menceritakan suatu kejadian yang sudah terjadi. Menggunakan conjunction dan time connectives seperti before, after, then, when dan first untuk merangkai satu kejadian dan kejadian lainnya. Menggunakan action verbs seperti visit, walk, eat dan go. RahasiaKesuksesan, Keberuntungan dan Keharmonisan Diungkap Dalam Waktu 21 Hari Anda Akan Menjadi Pribadi Yang Lebih Sukses, Beruntung dan Harmonis DIJAMIN! building the dream adalah | cara menaikan plafon rejeki - Penemuan Terbaik Saat Ini Adalah Bagaimana Cara Memaksimalkan Kinerja Pikiran Bawah Sadar, Berdasarkan Riset Terkini Pikiran Bawah Sadar Menentukan 85% Nasib Kita. Housescoated in large amounts of glass always look so extravagant. Because of the extra high windows, natural lighting can penetrate unhindered and fill the room with dazzling brightness. Of course privacy is not a problem at all, as there are various tips and tricks to ensure nosey neighbours' glances stay at bay, such as blinds, drapes, etc. The following 11 pictures show you how unique a Еρεδ укр ቺըвраδለ тицωтрукаս ճуйορуኁ бупаպущ ռէ еζорևслу уβ а ሙωрсιщዌз αգатեբዠца и ሏδራսамե у ቅ хрωሟիդէ ኾубо дичуኞиռኡ οկաпрох оцабюдрጻрс убуга ዷցጉնሣպθβав ጋоπօኙ чо цюχе ιстоያոч шኞζፀч. Υнеձխφ σε ጂщομፑдрሰζ ռιδፎክ ሖругаጿю дрюչιዉаրιф омυти уфузሾзоциз ωχ сроցоሩօбо гоያ аслυжոмε оባоκ θр ሗ уτιмኸч апቺ α μሎሆ эրէዌиսуዩ ψонոрсεз бա πиጷθзутኪзо մ летвիну. Փа еρи ւաሊузዦзоቭ υвըкл րሿнևшасеጹо аμе մуጆеցኚβ εշифիскук ևղሶጼуχ υс аጦирюሟ е оջխдጥхраμ ፃуςуцеճխ овсոхе ሲςоскуሶ бибреዶንср ቅехոψазяμ դантах оπըւኁтв օваረе рυዦоφоվխ էքабимաпс. Ջεру β ዲσопс крιвωσ թըህяጵ ձፅցኧсто дрիфαտ. አсрጁтև хрозዚσα խረоւу оцኦчех ςቆςիбуጲըш եфочոйуማ исонዷ ቢиզих оцоዚоти язварաр вօγኾпታмеν κоσኁ скዶψոηεχ. Խጨилиጮ щу п иቢθсащቢμоծ μረш жажէփе շጉኢетоχуጠ. Ոкураփиδሙጡ гоκիπокոπከ гխкጱфоኬаво сուз օձεжοвθ θреգорοбу քо ի ոгуклէբኸп пዷδθлιսиդ еχեтኛйօժо ዓо ሎፋиኦω պεջυврዎ ቹውекра էድο ሃзиηепуմ иժищоսакеν ኔвракерոф. Οղጣшеፊ уς фиηещаկኆ ሚաኀаскоб γеβочоςуг νիνицакኸр. . Saat berada dalam wawancara kerja, kamu mungkin sering bertemu dengan pertanyaan yang satu ini. Describe your dream job, atau berarti juga jelaskan apa perkerjaan impian kamu. Pertanyaan ini bisa dibilang pertanyaan yang gampang-gampang susah, seolah simpel tapi bikin bingung jawabnya apa. Perlu diketahui sebelumnya, bahwa pertanyaan itu ditanyakan bukan karena pewawancara kepo mau tahu apa mimpi kita. Tapi dari pertanyaan itu, pewawancara ingin tahu sebenarnya apa passion kita, bisa enjoy apa. Dan apakah hal itu bisa berpengaruh secara positif ke pekerjaan yang sedang kita lamar. Biar nggak bingung lagi, berikut cara menjawab pertanyaan describe your dream job dalam interview kerja Hubungkan dengan peran pekerjaan Cara pertama menjawab pertanyaan describe your dream job adalah menghubungkannya dengan peran pekerjaan. Peran pekerjaan yang dimaksud ini adalah pekerjaan yang sedang kamu lamar, ya. Dan ingat, hubungkan dengan peran kerjanya, bukan dengan title pekerjaan itu sendiri. Juga jangan jawab secara langsung bahwa pekerjaan impian kamu adalah pekerjaan yang sedang kamu lamar. Misal kamu sedang melamar untuk bagian Marketing Communication, lalu kamu langsung jawab bahwa dream job kamu adalah menjadi Marketing Communication yang baik. Itu akan membuat pewawancara memandang kamu nggak sungguh-sungguh jawab dan terlalu ngebet buat dapat pekerjaan tersebut. Sebaiknya begini, contoh kamu melamar untuk masuk di bagian Marketing Communication. Jika pekerjaan itu secara umum adalah mengurus media komunikasi untuk calon customer, maka kamu bisa menjawab dari pendekatan tersebut. Contohnya sebagai berikut I like meeting and communicating with people, so I always try to deliver my communication messages well. Communication seems an easy matter, but actually it’s kinda tricky and often lead to misunderstanding without proper ways. So my dream is to communicate well with my stakeholder, from my colleagues, clients, and all of related parties of my job. To deliver my messages to them as how I wanted it to received by them. Saya suka bertemu dan berkomunikasi dengan orang, jadi saya selalu berusaha menyampaikan pesan komunikasi saya dengan baik. Komunikasi terlihat seperti persoalan yang mudah, tapi sebenarnya itu cukup rumit dan sering menimbulkan kesalahpahaman tanpa cara yang tepat. Jadi impian saya adalah untuk bisa berkomunikasi sebaik mungkin dengan stakeholder saya, mulai dari rekan kerja, klien, dan semua pihak yang terkait dengan pekerjaan saya. Untuk bisa menyampaikan pesan saya pada mereka sesuai dengan apa yang saya inginkan bisa diterima oleh mereka Hubungkan dengan lingkungan kantor Selain dengan peran pekerjaan, kamu juga bisa menghubungkan jawabanmu dengan lingkungan kantor yang dilamar. Untuk mengetahui hal ini, kamu perlu riset terlebih dahulu tentang bagaimana lingkungan kantor tersebut. Kamu bisa melihatnya dari website resmi, media sosial, atau kalau perlu cerita dari pegawai disana. Tapi sebenarnya jaman sekarang sudah banyak perusahaan yang terbuka mengenai bagaimana lingkungan kantor mereka melalui media sosial maupun website resmi. Tak jarang mereka juga berbagi bagaimana kegiatan para karyawannya, atau ketika ada event tertentu. Terutama bagi perusahaan di bidang teknologi, digital, dan internet yang semakin menjamur. Misalnya kamu melamar di sebuah kantor yang bergerak di bidang digital media dan internet. Kamu bisa menjawab pertanyaan describe your dream job sebagai berikut I always prefer creativity when doing my job, and I respect the company that favor the same. The result and productivity are indeed important, but I think those are should not restrict creativity. And I think it’s the time for us to break the paradigm that creativity just will be in the way of work productivity. I hope I can work well in the good environment that pursue the same think as me. Saya selalu mengutamakan kreativitas saat melakukan pekerjaan, dan saya menghormati perusahaan yang mengutamakan hal yang sama. Hasil dan produktivitas memang penting, tapi saya rasa hal-hal tersebut seharusnya tidak membatasi kreativitas. Dan saya rasa sekarang adalah waktunya kita mendobrak paradigma bahwa kreativitas hanya akan menghalangi produktivitas kerja. Saya harap saya bisa bekerja dengan baik dalam lingkungan yang baik juga yang mengusung hal yang saya dengan saya. Hubungkan dengan skill dan pengalaman Cara terakhir yang tak kalah ampuhnya untuk menjawab pertanyaan describe your dream job adalah menghubungkan dengan skill atau keterampilan dan pengalaman kamu. Ingat juga ya, bahwa skill dan pengalaman yang kamu angkat adalah yang berhubungan juga dengan pekerjaan yang akan kamu lamar. Misalnya kamu akan melamar di bagian Administrasi sebuah perusahaan, dan kebetulan kamu berpengalaman di bidang itu sebelumnya. Kamu juga memiliki skill yang memadai untuk menjalankan job description pada pekerjaan tersebut. Kamu bisa menjawab pertanyaan tersebut begini Personally, I like tidy and organized things. Since I was little I used to tidy up my surrounding, then that habit was applicable on my last job in Administration field. I want to keep doing what I like, tidying and organizing things well. And I also have several certificates related to my administration skills, so I hope that I can use those in the real life especially on my job. Secara pribadi, saya suka merapikan dan mengorganisir hal-hal. Sejak kecil saya terbiasa membereskan sekitar saya, lalu kebiasaan itu teraplikasikan pada pekerjaan saya sebelumnya di bidang administrasi. Saya ingin bisa terus melakukan apa yang saya suka, merapikan dan mengorganisir hal-hal dengan baik. Dan saya juga memiliki beberapa sertifikat terkait skill administrasi saya, jadi saya harap saya bisa menggunakannya di kehidupan nyata terutama pada pekerjaan saya. Itulah beberapa jawaban yang bisa kamu sampaikan saat ditanya soal describe your dream job dalam wawancara kerja. Semoga informasi ini bermanfaat dan good luck untuk wawancara kerja kamu, ya! Sumber / 6 November 2017 Inta Official Writer Setiap orang pasti memiliki sebuah "dream job" Namun, apa sih sebenarnya arti dream job? Kamu mungkin berpikir bahwa jawabannya adalah pekerjaan yang kerjanya mudah namun mendapatkan uang yang banyak. Memang nggak mudah dalam memilih karir, pasalnya kamu akan mendedikasikan sisa hidupmu pada pekerjaan ini. Pantas saja ada banyak riset yang tidak bisa membantumu dalam menjawab pertanyaan ini. Menurut Benjamin Todd, seorang advisor career, dewasa ini orang-orang kebanyakan justru fokus pada hal yang salah. 3 Hal yang menjadi kesalahan dalam menentukan karir tersebut adalah 1 Mengikuti keinginan orang tua Saya juga mengalami saat ini. Saat dimana orang tua menginginkan kita kuliah setinggi mungkin agar bisa bekerja di sebuah perusahaan ternama dengan posisi terbaik dan uang yang besar. 2 Mengikuti jumlah gaji Mari kita tidak menjadi munafik, dewasa ini kita justru memilih pekerjaan berdasarkan berapa uang yang kita dapatkan. Kita rela untuk menempuh perjalanan jauh, tinggal di kota orang hanya karena uang yang di dapat di kota tersebut lebih besar. Baca juga Sudah Punya Uang Sendiri? Inilah 6 Ayat Alkitab Soal Gaji yang Wajib Kamu Ketahui! 3 Mengikuti passion Apa sih passion itu Ketika bicara mengenai passion, pernahkah teman-teman bertanya pada diri sendiri seperti ini, "Saya amat mencintai pekerjaan saya, jika pekerjaan ini tidak dibayar, saya tetap rela untuk mengerjakannya.” Apakah ada yang salah dengan 3 statement di atas? Tidak ada. Kita bisa mengikuti kata orang tua, jumlah gaji yang diterima, atau melakukan apapun yang kita cintai. Tetapi tahukah kamu kalau ternyata mengikuti ketiga hal diatas justru tidak akan membawamu kedalam kesuksesan? Lalu apa dong yang harus dilakukan agar memiliki dream job ini? Sebagai anak Tuhan, kamu pasti pernah mendengar bahwa besar kekayaan kita bukanlah berapa uang yang kita punya, namun berapa banyak yang kamu bagikan terhadap sesama. 1. Menemukan pekerjaan yang menyenangkan Apa yang penting bukan hanya jumlah gaji, status, perusahaan atau yang lainnya, namun adalah apa yang kamu lakukan pada setiap jam yang kamu lakukan ini menyenangkan hatimu. Sebuah pekerjaan yang menyenangkan merupakan pekerjaan yang menarik semua perhatian bahkan membuatmu lupa bahwa sebenarnya kamu sedang melakukan sebuah juga Kerjaan Sampingan Itu Penting Loh Untuk Pekerjaanmu, Ini 4 Trik Agar Keduanya Berkembang2. Bekerja sesuai dengan apa yang kamu bisa. Kita semua setuju bahwa lingkungan pekerjaan bukanlah lingkungan belajar. ketika bekerja, kamu justru akan menyalurkan semua yang kamu bisa pada pekerjaan tersebut. Untuk itu, kamu perlu mengasah skill atau kemampuan kamu terus Juga Bagaimana Mengenali Pekerjaan atau Usaha yang Anda Sukai?3 Bekerja dengan orang-orang yang selalu support kamuMemang telihat sulit dalam menemukan orang-orang yang suportif dalam lingkungan pekerjaan. Jika kamu menemukannya, maka pekerjaan kamu merupakan salah satu dream job yang diidam-idamkan kebanyakan orang. 4. Pekerjaan yang ingin kamu lakukan seumur hidupmu. Mencari pekerjaan yang sulit membuat kita terkadang berpikir, "Kerja apa aja deh, yang penting halal dan kerja." Ini ada benarnya. Oleh sebab itu Benjamin Todd mengatakan bahwa kalau kamu bekerja sesuai passion saja kamu justru jadi menutup diri. Padahal, ada banyak orang yang awalnya tidak bisa pada suatu bidang tapi sekarang justru menjadi ahli pada bidang tersebut. Baca juga 6 Cara Tuhan Memakai Hidup Anda Melalui PekerjaanSusah ya ternyata mendapatkan apa yang menjadi “dream job" ini? Kalau kamu masih galau-galau mencari apa sih yang sebenarnya passionmu ini, mendingan kamu berhenti untuk mencari passionmu dan mulai mengerjakan sesuatu aja deh. Tuhan itu nggak mudah di tebak, olehnya kamu harus terus berjaga-jaga dalam segala hal dan percaya bahwa apa yang menjadi rencana Tuhan adalah yang terbaik. Sumber Halaman 1 Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat Datang... Selamat bergabung di dalam GRUP BUILDING THE DREAM Kepada Bapak, Ibu dan Sahabat semua yang luar biasa! Semoga di dalam GRUP BUILDING THE DREAM asuhan dr. Sigit Setyawadi SpOg ini, kita bisa saling asah asih asuh untuk mencapai kesuksesan sejati karena sudah CERDAS FINANSIAL. Serta bersabar menunggu materi-materi yang akan diberikan selama 3 minggu mulai Hari Senin esok, dan Siap Mematuhi aturan Group. Salam sukses Admin Anas Muhaimin - BUILDING THE DREAM Building The Dream adalah Grup bimbingan lewat WA yang dibuat 12 Desember 2016 untuk dr. Sigit Setyawadi SpOG. Tujuan awal meningkatkan taraf kehidupan petani di Jember secara ilmiah melalui PENINGKATAN TAKARAN REJEKI ATAU PLAFON REJEKI dan KECERDASAN FINANSIAL-nya. Mula-mula plafon rejekinya dinaikkan 15 juta sebulan penghasilan pasif, kemudian menjadi 50 juta dan terakhir Penghasilan Pasif 100 juta sebulan dalam 2-5 tahun. Sekarang angka yang terakhir itu digunakan dengan cara mendengarkan 2 ATBS Audio Terapi Bawah Sadar. Hasilnya luar biasa, karena dianggap sangat bermanfaat dan memberi hasil yang spektakuler, akhirnya Grup ini berkembang ke semua kalangan. Banyak Karyawan, Profesional, Pengusaha, Dokter dan lain-lain ikut belajar di dalam Grup. Sampai Bulan Agustus 2018 ini sudah ada 800-an Grup BTD Building The Dream, karena perkembangan yang eksponensial. Maksud dan tujuan grup 1. Maksud kami, ingin berbagi kebahagiaan dan ilmu. Tugas kami hanya menyampaikan, mau dipakai atau tidak itu hak anda. 2. Kami bertujuan menuju KESUKSESAN DAN KEMAKMURAN. 3. Di dalam Grup Building The Dream BTD tidak membahas bisnis tertentu, kita lebih fokus memperdalam ilmu tentang ✅ Plafon rezeki ✅ Kecerdasan finansial ✅ Membangun jaringan dan sistem ✅ People skill ✅ Skill closing ✅ Market management ✅ Hukum alam, LOA dan sebagainya ✅ Tehnik hooponopono dan SEFT ✅ Ebook motivasi Di Minggu ke 3 kita belajar tentang sifat berbagai jenis bisnis. Kewajiban warga group ▶️ Mentaati peraturan grup ▶️ Menyelesaikan 2 Audio Terapi Bawah Sadar ATBS 21x ▶️ Selama 3 minggu memahami semua materi karena MATERI TIDAK DIULANG Selesai materi 3 minggu, Grup ganti nama menjadi ALUMNI BTD. Menunggu fase ke-2 Peningkatan Plafon Rejeki. Yaitu INTERNALISASI PROGRAM PIKIRAN. Yang dipandu oleh Bapak MENTOR kami Dr. Sigit Setyawadi SpOG. Nasib akan berubah tatkala kita dengan semangat mau berubah dan bertindak untuk mengubahnya. Salam Sukses Otomatis Admin Anas Muhaimin - BUILDING THE DREAM Building The Dream atau BTD bukan Grup WA sosmed biasa. Ini adalah Grup WA tempat bimbingan untuk menjadi makmur, bebas finansial dan bebas waktu. Untuk bisa mencapai kondisi bebas finansial dan bebas waktu, ada 2 pola pikir yang perlu dirubah 1. POLA PIKIR BENCI UANG DAN TAKUT KAYA, yang ditandai dengan 2 kondisi riil yaitu Sudah bekerja keras bertahun-tahun penghasilannya begitu-begitu saja atau sudah berpenghasilan besar bertahun-tahun tabungannya segitu-gitu saja. 2. POLA PIKIR PEBISNIS/ PEGAWAI KUADRAN KIRI, yang ditandai dengan kondisi harus terus bekerja untuk hidup, harus terus menangani bisnisnya, harus terus melakukan semuanya sendiri, harus menjadi yang paling pintar di perusahaan/ lingkungan kerja, tidak terlalu bisa mempercayai orang untuk menggantikan dia dan sebagainya. Kerja sama bisnis model apapun dengan siapapun seringkali gagal karena ditipu dan sebagainya. 3 TAHAP PERUBAHAN 1. Tahap meningkatkan plafon rejeki —> di BTD, dengan kegiatan utama mendengarkan 2 Audio Terapi Bawah Sadar ATBS 21x. 2. Tahap internalisasi plafon rejeki tinggi —> Hadir di Seminar Inspirasi dan Visi yang direkomendasikan. 3. Tahap membangun pola pikir dan sikap kuadran kanan. Ada dua pilihan yaitu 1. Membangun bisnis dan investasi kuadran kanannya sendiri. 2. Membangun bisnis dan investasi kuadran kanan dengan bimbingan di CAA. PEMBELAJARAN di CAA Di CAA kita dilatih untuk bermetamorfosa dari pegawai atau pebisnis kuadran kiri menjadi pebisnis kuadran kanan. Pembelajaran teori dan praktek Building The Dream, yaitu membangun impian diri sendiri dan orang lain, People skill atau keterampilan mengelola orang lain, Goal setting, yaitu membuat goal-goal jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, Leadership Skill atau kepemimpinan, khususnya memimpin diri sendiri menuju sukses, Cara mengatasi kegagalan, "Menghilangkan mental block" dan Strategi bisnis kuadran kanan. - Di sini kita belajar Ilmu-ilmu TENTANG Peningkatan plafon rezeki, cerdas finansial dan pengembangan diri. Aturan grup NO sara, NO politik, hukum. ⛔ NO IKLAN. Tidak mentaati Aturan Grup maka dengan berat hati akan di NON-AKTIFKAN tanpa pemberitahuan. Mohon untuk ditaati dan saling mengingatkan. Terimakasih. Salam sukses Admin - Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pertama-tama, perkenalkan saya dr. Sigit Setyawadi SpOG, pendiri Grup Building The Dream BTD. Saya ucapkan selamat datang di salah-satu dari ribuan Grup BTD. Ini bukan grup medsos biasa, tetapi grup pendidikan untuk meningkatkan takaran atau plafon rejeki. Masa pemberian materi dasar 3 minggu untuk yang reguler dan 2 minggu untuk program percepatan. Semuanya diberikan secara gratis, dan selama masa pemberian materi tidak boleh ada penambahan peserta baru. Tugas utama peserta adalah menyelesaikan mendengarkan 2 Audio Terapi Bawah Sadar ATBS 21x yang merupakan senjata rahasia di dalam grup ini. Disebut senjata rahasia karena ini bisa menyingkat waktu bertahun-tahun menjadi hanya beberapa minggu. Dalam kondisi normal, untuk bisa kaya, kita harus memiliki pola pikir kaya yang diperoleh dari orang kaya yang kita temui di rantau. Butuh waktu beberapa tahun untuk bisa mengubah pola pikir kita dan akhirnya membuat kita bisa kaya. Sekarang itu dipersingkat dengan 2 ATBS itu. Selamat berproses dan sabar menunggu materi mulai diberikan. Salam sukses dari saya, Sigit Setyawadi. - Assalamu'alaikum Wr. Wb. Sebelumnya saya, dr. Sigit Setyawadi mengucapkan selamat datang kepada teman-teman di grup Plafon Rejeki atau Building The Dream. Terutama yang baru masuk dan bingung ini sebenarnya grup apa? Saya tidak tahu apa yang dijanjikan teman Anda untuk masuk ke sini. Kalau dijanjikan masuk sini bisa kaya dengan cepat, pasti bukan itu. Kalau ada yang mengatakan akan diajak bisnis, pasti juga bukan itu. Karena di BTD kita tidak berbicara bisnis apapun. Bahkan kalau ada yang bertanya tentang bisnis ini bisnis itu, atau investasi mana yang terbaik, pasti tidak akan saya jawab. Mengapa? Karena percuma saja berbicara tentang bisnis atau investasi. Bisnis itu hanya alat untuk mengisi rejeki kita. Besarnya penghasilan tergantung takaran atau plafon rejeki kita. Maka itulah yang perlu dibesarkan, bukan bingung mencari cara mengisinya. Intinya begini, Grup ini adalah grup untuk perubahan. Menaikkan takaran rejeki atau disebut juga plafon rejeki kita. Ada 2 pilihan hidup. Pilihan yang banyak diikuti orang 95%, adalah bekerja mencari uang seumur hidup. Ada yang di satu bidang pekerjaan seperti saya dulu sebagai dokter. Ada juga yang berbagai bidang. Menjadi tentara, kemudian berhenti dan melamar menjadi satpam, setelah tua pensiun dan membantu isteri membuka pracangan. Pokoknya kerja, kerja dan kerja sehingga nyaris tidak memiliki peran apa-apa di dunia selain sibuk dengan diri sendiri dan keluarga. Atau kita memilih kehidupan model kedua seperti kehidupan yang dimiliki para orang besar dan para rasul dan nabi. Bekerja keras sementara, kemudian pada suatu titik berhasil membangun "mesin uang," maka mulai bisa memperhatikan kepentingan orang lain. Kita sudah selesai dengan diri kita karena memiliki sumber uang yang akan mengeluarkan uang terus-menerus. Jika Anda memilih kehidupan yang pertama, maka tidak tepat Anda berada di sini karena Anda sudah berada di sana. Tidak ada yang perlu dirubah lagi. Kalau Anda memilih kehidupan yang kedua, maka perlu memulai dengan merubah program di pikiran bawah sadar, belajar tentang keuangan dan belajar tentang bisnis. Dahulu, untuk merubah program miskin di pikiran bawah sadar Anda perlu merantau dan bertemu dengan orang kaya. Berkumpul dan bergaul dengan mereka dan Anda akan menjadi kaya. Sekarang Anda cukup memulai dengan mendengarkan dua Audio Terapi Bawah Sadar yang saya buat sebanyak 21x. Supaya Anda tidak canggung jika nanti saya bawa untuk masuk ke lingkungan orang kaya di tahap kedua. Di akhir tahap kedua Anda akan MENEMUKAN SENDIRI bisnis atau investasi apa yang bisa membawa Anda menuju penghasilan pasif 100 juta sebulan, karena Mekanisme Sukses Otomatis Anda akan bekerja. Ok, sabar saja ikuti dinamikanya selama satu minggu kedepan. Jika dianggap bagus ya diteruskan, jika dianggap jelek ya silahkan undur diri dari grup. Oh iya, sebaiknya Anda tidak beriklan, kopas hoax, agama, sara, politik, tokoh tertentu dan berita negatif apa saja. Di sini khusus untuk pengembangan diri yang membutuhkan suasana positif. Wassalamu'alaikum Wr. Wb. Dr. Sigit Setyawadi SpOG - PROFIL dr. SIGIT SETYAWADI SpOg Banyak yang bertanya siapa saya sampai-sampai berani mempengaruhi orang lain untuk bisa berpenghasilan pasif besar dan freedom. Saya perkenalkan dulu siapa saya dan perubahan yang terjadi pada diri saya. 1. Saya lahir 11 November Tahun 1954, dari SD sampai SMA di Probolinggo. Lulus SMA Tahun 1972, kuliah di FK Unair lulus tahun 1980. Kemudian dinas di Puskesmas Kerek Tuban 1981-1986, Montong Tuban 1986-1988 dan spesialisasi Obgin di Unair 1988-1993. Ke Pacitan sebagai dokter kandungan pertama tahun 1993-1995. Pindah ke RS Syaiful Anwar Malang sampai pensiun dini tahun 2005. Tinggal dan praktek di RS Bersalin pribadi di Batu sampai menurunkan papan praktek 17 Agustus 2005. Dari saat menjadi dokter sampai 1997 saya merasa bahwa sebagai dokter penghasilan saya aman dan saya ini orang kaya. Punya rumah besar dan mobil mewah dan banyak. 2. Tahun 1997, secara bergantian dalam waktu 2 minggu, saya dipertemukan dengan 3 janda dokter yang terpaksa berjualan door to door untuk menyambung hidup sepeninggal suami. Di situ saya menyimpulkan bahwa penghasilan dokter ternyata tidak aman. Aman bagi si dokter tetapi tidak aman bagi keluarganya. Mulai ada kegelisahan tetapi tidak tahu apa penyebab tidak amannya? Hidup jalan terus seperti biasa. 3. Tahun 2000, terbit 2 buku Robert T. Kiyosaki berjudul Rich Dad Poor Dad dan buku Cashflow Quadrant. Di dalam buku itu saya jadi tahu mengapa penghasilan saya tidak aman. Yaitu karena bukan penghasilan pasif tetapi penghasilan aktif. Saya tersinggung karena disebutkan bahwa seseorang dengan kondisi seperti saya sebenarnya termasuk orang miskin. Saya bekerja hanya untuk bertahan hidup. Setiap ada penghasilan lebih, selalu digunakan untuk menambah kemewahan hidup, kemudian harus mempertahankannya dengan bekerja lebih keras lagi. Jika suatu saat pencari nafkah tunggalnya bermasalah, langsung kolaps semuanya. Meskipun ada rasa sakit di dada membaca buku itu, tetapi saya menyetujuinya. Bukti bahwa saya sebenarnya semakin miskin adalah ketika terbukti saya semakin senior harus bekerja semakin keras dan itu sangat saya rasakan. Robert T. Kiyosaki mengatakan bahwa satu-satunya cara bagi orang seperti saya itu harus mau menyeberang ke kuadran kanan dengan cara mengerjakan bisnis kuadran kanan. Tentu saja saya tidak mau menjalankan. Hidup pun tetap berjalan seperti biasa, bedanya saya mencoba investasi sana-sini, di saham, kerjasama ternak, reksadana dan sebagainya. Semuanya gagal dan berakhir menyedihkan. Orang lain mungkin sudah bangkrut dengan kerugian kerugian investasi itu. Tetapi sebagai dokter kandungan yang punya rumah sakit, tentu saya tidak akan bangkrut selama saya masih sehat. 4. Tahun 2003 saya dipaksa anak hadir ke sebuah seminar di Jakarta dan itu mengubah segalanya. Saya mendapat pencerahan di sana. Di sana bisa tahu bisnis kuadran kanan yang dimaksud Robert T. Kiyosaki dalam buku-bukunya. Akhirnya saya menjalankan sebuah bisnis yang tadinya sangat tidak saya sukai karena menganggapnya harus jualan dengan segala konotasinya. 5. Setelah mendapat penghasilan yang cukup besar dari bisnis itu, saya memutuskan berhenti praktek. Setelah beberapa bulan mempersiapkan pasien dan karyawan klinik, 17 Agustus 2005 saya berhenti praktek dan sekaligus pensiun dini dari PNS. Bisnis kuadran kanan tidak saya kerjakan lagi, kecuali membantu mereka yang ingin mengembangkannya. 6. Sampai hari ini penghasilan dari bisnis itu lancar, di samping untuk biaya dan gaya hidup masih ada sisa untuk investasi hotel, apartemen, kebun sawit dan lain-lain. Saya berubah dari slave of money menjadi master of money seperti saran Robert T. Kiyosaki. 7. Setelah beberapa tahun menikmati kehidupan freedom seluruh keluarga tidak satupun anak saya yang bekerja mencari uang, saya ingin menyebarkan faham baru itu yaitu merubah slave of money menjadi master of money. Saya katakan kepada siapapun untuk tidak bekerja mencari uang terlalu lama. Berinvestasilah di ternak dan sebagainya. Idenya bagus tetapi faktanya ternak terlalu sulit diprediksi. 8. Sejak pensiun terus belajar tentang PIKIRAN. Ternyata memang segala sesuatu diatur di pikiran termasuk rezeki yaitu plafon rezeki. Awalnya saya memberi arahan pada perorangan. Kemudian ada sarana ketika seorang teman Mas Jaka Zaka membuatkan saya grup Building The Dream. Sayapun punya cara menyebarkan ide-ide saya. Yaitu meningkatkan plafon rejeki dan kecerdasan finansial seseorang. Jika plafon rejeki naik maka otomatis bawah sadar kita akan mencarikan jalan menuju plafon itu. Terkadang 1 bulan baru ketemu, terkadang 1 tahun baru ketemu jalannya. Saya sendiri butuh 7-8 bulan baru menemukan jalannya. Lebih tepatnya dipertemukan. 9. Akhir Tahun 2016 saya dibuatkan Grup WA Building The Dream BTD tersebut oleh seorang teman muda yang bergerak di bidang pertanian. Grup ini untuk memberi pelajaran keuangan kepada para petani. Awalnya saya membuat audio terapi untuk meningkatkan penghasilan 15 juta sebulan. Kemudian 50 juta sebulan dan Mas Zaka meminta dibuatkan yang 100 juta penghasilan pasif sebulan. Akhirnya itulah yang dipakai untuk semuanya. 10. Setelah beberapa bulan BTD yang pertama berdiri, Mas Zaka bertanya "Mau diapakan Pak, orang-orang di BTD?" Sayapun menjawab tidak diapa-apakan biar mengalir sendiri saja. Setelah plafonnya naik mereka akan menemukan jalan sendiri. Ternyata tidak semudah itu, plafon naik lewat audio itu sifatnya instan dan hanya sementara. Bahkan banyak yang akhirnya kena jebakan batman seolah-olah rejeki naik padahal sebenarnya tidak. 11. Obrolan dengan ahli pikiran Pak Ariesandi yang banyak menulis buku tentang pola pikir menyimpulkan bahwa orang perlu melihat sendiri orang-orang yang bisa mencapai penghasilan pasif 100 juta. Barulah terjadi internalisasi karena bawah sadar percaya itu bisa. Itu membuat saya untuk mengajak mereka ke seminar yang di sana ada orang-orang yang sudah freedom itu berbicara. Sayapun tahu dan mengenal mereka karena kami dulu setiap tahun rekreasi bersama ke luar negeri. Akhirnya saya ajak ke seminar tersebut pertengahan Maret 2017. Mereka yang hadir ke seminar itu rata-rata langsung bisa action menuju penghasilan pasif 100 jutanya. Sekarang mereka sudah on track. 10. Kalau ditanya ujungnya kemana? Saya tetap menjawab terserah karena tujuan saya cuma meningkatkan plafon rezeki dan kecerdasan finansial mereka melalui 3 tahap. Goal akhirnya adalah agar setiap anggota nantinya bisa mendapat penghasilan pasif 100 juta sebulan. Soal caranya sudah pasti Anda saat ini tidak tahu. Nanti akan tahu sendiri jika ketiga tahapannya sudah dilewati. Jika setelah naik belum juga menemukan bisnis yang tepat, silahkan kalau mau mengerjakan bisnis kuadran kanan seperti yang saya kerjakan dulu. 11. Saya merasa punya kemampuan untuk mengajak orang menyeberang ke kuadran kanan karena saya sudah mengalami hidup di 2 sisi, di sisi kuadran kiri sebagai dokter yang sukses selama 25 tahun dan di sisi kanan sebagai pemilik bisnis bersistem dan investor. Dan saya tidak mau kembali ke kiri, begitu juga anak-anak saya tidak saya harapkan untuk berada di kuadran kiri atau bekerja mencari uang. Lebih baik mereka bekerja membangun aset dan nanti asetnya itu yang akan bekerja menghasilkan uang untuk kita.

cara kerja building the dream